Tuesday, January 25, 2022
HomeFundamentalCara Meminimalkan Resiko Dalam Forex Trading

Cara Meminimalkan Resiko Dalam Forex Trading

Cara Meminimalkan Resiko Dalam Forex Trading – Banyak trader pemula bertanya-tanya bagaimana cara menghindari kerugian yang mudah pada Forex Trading. Hal ini memang menjadi topik yang sangat menarik untuk dibahas, karena para trader pasti ingin memperkecil potensi kerugian sekecil mungkin. Namun juga ingin mendapatkan keuntungan yang maksimal dalam setiap transaksinya.

Trader pemula biasanya mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini di tempat yang salah. Mereka mungkin mencari grafik kerangka waktu apa yang tidak mudah hilang, atau indikator teknis mana yang paling akurat. Untuk meminimalkan risiko dan tidak mudah merugi, trader sebaiknya mendalami topik manajemen risiko (risk management).

Cara Meminimalkan Resiko dalam Forex Trading

Siapkan Modal yang Bisa Dikorbankan

Ada satu kesalahan fatal yang dilakukan hampir semua trader pemula. Kesalahannya adalah menggunakan modal yang tidak bisa dikorbankan. Bisa jadi seorang karyawan menggunakan setengah dari pendapatan bulanannya sebagai modal mereka. Mereka melakukannya karena mereka membayangkan mereka akan mendapat untung dalam waktu singkat. Namun, pada kenyataannya tidak semudah itu.

Setelah memulai trading forex, mereka akan merasakan tekanan yang luar biasa untuk mendapatkan keuntungan agar uang tidak hilang, sehingga mereka menghadapi risiko yang lebih besar lagi. Beberapa dari mereka akan takut kalah dan gagal memanfaatkan peluang profit yang muncul. Beberapa yang lain justru sebaliknya, merasa serakah sampai membuat terlalu banyak keputusan perdagangan yang salah.

Uang dingin yang dimaksud adalah dana yang tidak dibutuhkan dalam waktu dekat. Misalnya uang bonus dadakan, THR, bingkisan hari raya, hadiah undian, anggaran perjalanan, dana yang semula ditujukan untuk membeli tiket konser artis favorit, dan sejenisnya.

Ketahui Seberapa Besar Toleransi Risiko Anda

Sebelum memulai trading forex, Anda harus mengetahui terlebih dahulu seberapa besar toleransi risiko yang dapat Anda tanggung. Bagaimana cara mengetahuinya? Coba jawab beberapa pertanyaan di bawah ini:

  • Berapa usiamu? Semakin muda Anda, semakin besar toleransi risiko Anda. Orang yang lebih tua akan memiliki toleransi risiko yang lebih rendah, karena keterbatasan dalam belajar dan menyerap informasi.
  • Bagaimana Anda tahu tentang perdagangan forex? Semakin sedikit pengetahuan yang Anda miliki, semakin kecil toleransi risiko Anda.
  • Bagaimana pengalaman Anda dalam dunia investasi keuangan? Orang yang pernah melakukan investasi keuangan lainnya (seperti ETF saham atau reksa dana) biasanya memiliki toleransi yang tinggi. Namun, jika Anda tidak pernah mengenal investasi keuangan sama sekali, maka toleransi risiko Anda pasti rendah.
  • Berapa banyak uang yang siap Anda korbankan? Dalam proses belajar trading forex, pasti akan mengalami kerugian terlebih dahulu. Semua trader profesional seperti itu.
  • Apa tujuan Anda bermain forex trading? Jika tujuan Anda adalah jangka pendek, toleransi Anda lebih rendah. Sedangkan jika target Anda adalah jangka panjang untuk beberapa tahun ke depan, maka Anda memiliki toleransi risiko yang lebih besar.

Beberapa pertanyaan ini akan membantu Anda menentukan berbagai komponen penting dari manajemen risiko saat trading. Misalnya mengenai berapa modal yang siap Anda gunakan, berapa risk yang akan diterapkan, dan berapa besar risiko per posisi trading.

Batasi Penggunaan Leverage

Leverage dapat meningkatkan daya beli modal Anda. Misalnya anda hanya memiliki modal sebesar Rp. 500, seolah-olah Anda memiliki modal sebesar Rp. 50.000 hanya menggunakan leverage 1:100. Lebih fantastis lagi jika menggunakan leverage 1:1000, maka uang Rp500 bisa menjadi Rp500.000. Bayangan itu membuat banyak pemula berlomba untuk menggunakan leverage yang sangat besar. Namun, itu adalah keputusan yang salah.

Trader sebaiknya membatasi leverage maksimal 1:100, karena menggunakan leverage yang lebih besar dapat memudahkan Anda untuk merugi. Leverage yang tinggi tidak menghilangkan kemungkinan kerugian. Jika terjadi fluktuasi harga yang sangat besar, maka modal Anda masih bisa ludes dalam waktu singkat. Sebaliknya, semakin besar leverage, semakin sulit bagi Anda untuk mengumpulkan keuntungan.

Demikian ulasan artikel yang kami buat tentang cara meminimalkan resiko dalam Forex Trading, semoga bermanfaat.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular