Sunday, May 22, 2022
HomeFundamentalApa Itu Bullish? Pengertian Pasar Bullish di Dunia Saham

Apa Itu Bullish? Pengertian Pasar Bullish di Dunia Saham

Apa Itu Bullish? Pengertian Pasar Bullish di Dunia Saham – Terjun kedalam dunia investasi bukanlah perkara yang mudah, apalagi jika Anda mengambil instrumen investasi yang berisiko sangat tinggi seperti saham. Selain membutuhkan modal dan juga dana darurat yang cukup, dalam proses ini Anda akan dihadapkan dengan istilah-istilah baru yang belum pernah terdengar sebelumnya.

Bagi pemula, mempelajari seluk beluk dari pasar saham bisa menjadi langkah awal sekaligus trik untuk atau dalam menghindari penipuan. Nah, di antara sekian banyak istilah yang ada, bearish dan bullish adalah dua kata yang akan sering Anda temukan. Tahukah Anda apa yang dimaksud dengan Pasar Bullish dan bearish? Yuk, cari tahu jawabannya di bawah ini.

Pengertian Pasar Bullish Di Dunia Saham

Bullish adalah suatu kondisi yang menunjukkan harga saham mengalami kenaikan secara terus menerus selama periode waktu tertentu. Istilah banteng juga dikenal sebagai pasar banteng.

Sementara itu, dalam perdagangan Forex, bullishness adalah suatu kondisi di mana mata uang dasar dari suatu pasangan mata uang meningkat nilainya, sedangkan mata uang lainnya menurun. Bull market seperti ini biasa disebut sebagai uptrend.

Ketika pasar saham mengalami uptrend, itu berarti perekonomian dalam kondisi baik. Tingginya permintaan para investor terhadap saham juga mampu dalam mendorong kenaikannya harga saham itu sendiri alias disebut bullish.

Selain Bullish, Ada Juga Istilah Bearish. Apa Itu?

Jika bullish mengacu pada kondisi positif, istilah bearish diartikan sebagai keadaan pasar saham secara keseluruhan yang mengalami penurunan. Bearish ditunjukkan dengan penurunan indeks harga saham (downtrend). Jika pasar beruang terus berlanjut, sebagian besar pedagang atau investor akan memangkas kerugian—menjual saham untuk meminimalkan kerugian yang lebih besar.

Penyebab Naik Dan Turunnya Harga Saham

Pasar bearish dan bullish adalah hal biasa di dunia saham. Penyebabnya pun bermacam-macam, bisa karena faktor internal perusahaan itu sendiri atau faktor eksternal. Untuk lebih jelasnya simak penjelasan berikut ini.

Manipulasi Harga Saham

Naik turunnya harga pada saham juga dapat disebabkan oleh manipulasi di dunia pasar. Biasanya kondisi ini terjadi karena investor besar memiliki modal yang banyak. Dengan memanfaatkan media massa, mereka menciptakan perubahan citra perusahaan untuk tujuan tertentu, baik untuk menurunkan atau menaikkan harga saham.

Meski dampaknya cukup signifikan, kondisi ini tidak akan bertahan lama. Pasalnya, aspek fundamental perusahaan yang tercantum dalam laporan keuangan dapat dijadikan senjata untuk mengembalikan harga saham ke posisi yang semestinya.

Pergerakan Nilai Rupiah Terhadap Mata Uang Asing

Wajar jika fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing dapat mempengaruhi fluktuasi harga saham di pasar. Terutama bagi perusahaan yang bergerak di bidang ekspor dan impor.

Kondisi Makroekonomi

Faktor lain yang memicu pasar bearish dan bullish adalah kondisi makro ekonomi atau suatu negara, misalnya fluktuasi suku bunga akibat kebijakan bank sentral AS, fluktuasi suku bunga acuan Bank Indonesia, tingkat inflasi, dan tingkat pengangguran yang tinggi akibat gejolak politik juga dapat menciptakan indeks. harga saham berubah.

Pandemi Global

Sejak awal tahun 2020, dunia telah menyatakan darurat pandemi global akibat virus Covid-19. Alhasil, isu resesi santer terdengar di beberapa negara, termasuk Indonesia. Kondisi ini kemudian membuat harga surat berharga di bursa dunia mengalami penurunan.

Demikian penjelasan istilah bullish dan bearish lengkap dengan faktor pemicunya. Mengetahui definisi bullish merupakan salah satu cara yang tepat agar kegiatan investasi saham berjalan lancar. Demikianlah ulasan tentang apa itu bullish? pengertian pasar bullish di dunia saham semoga bermanfaat.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular