Sunday, May 22, 2022
HomeFundamentalPengaruh Hukum Penawaran dan Permintaan Dalam Forex

Pengaruh Hukum Penawaran dan Permintaan Dalam Forex

Bagi kamu yang sudah terjun di dunia trading, tentunya sudah pernah mendengar hukum penawaran dan permintaan dalam forex. Biasanya hukum ini dikenal dengan istilah supply and demand. Secara garis besar, pernyataan ini bisa disimpulkan jika pasar tidak akan pernah ada apabila didalamnya tidak ada barang yang dijual maupun dibeli. Dalam pasar forex hal ini juga demikian, dimana pada pasar valas ini akan dipertemukannya penjual dan pembeli.

Secara umum konsep penawaran dan permintaan memang mempengaruhi geliat pasar forex. Penawaran adalah jumlah mata uang yang tersedia di pasar, sedangkan permintaan adalah semua jumlah mata uang yang kini sedang diinginkan banyak trader. Keduanya akan selalu berhubungan dari waktu ke waktu. Apabila permintaan stabil sedangkan tidak ada barang yang tersedia, tentunya tidak akan terjadi penawaran.

Untuk menghasilkan banyak permintaan, tentunya penjual harus mengambil strategi dengan menurunkan nilai jual mereka. Jika ketersediaan mata uang memang berkurang, tentu permintaan akan meningkat dan nilai barang pun akan semakin naik. Konsep hukum penawaran dan permintaan dalam forex tersebut adalah:

  • Jika permintaan naik, ketersediaan barang sama sekali tidak ada perubahan, maka barang akan langka dan membuat harganya naik.
  • Jika permintaan sedang menurun, ketersediaan barang sama sekali tidak ada perubahan maka barang akan menumpuk, nilai harga barang akan turun.
  • Jika permintaan tetap dipasaran, sedangkan barang tersedia banyak akan terdapat penumpukan dan nilai harga pun akan turun.
  • Jika permintaan tetap, barang yang tersedia turun akan menimbulkan kelangkaan, nilai harga akan menjadi naik.

Dari konsep diatas, tentunya kamu semakin memahami dunia pasar trading. Ketepatan didalam memantau kondisi pasar tentu akan memberikan kemudahan kepada kamu untuk lebih mudah membaca pergerakan harga di pasar. Sehingga dengan menjalankan dasar-dasarnya, kamu akan cepat menemukan titik profitnya nanti.

Jenis Entry Hukum Penawaran dan Permintaan dalam Forex

Didalam penerapan hukum penawaran dan permintaan dalam forex tentunya ada entry yang juga harus diperhatikan para trader. Apalagi para pemula yang juga harus memahami dasar entry untuk menetapkan posisi. Jenis-jenis entry tersebut juga mmeiliki sisi kekurangan dan kelebihan. Berikut ini penjelasannya.

  1. Entry Breakout

Jenis entry ini akan memiliki hasil yang cukup bagus jika dilangsungkan saat harga sudah berada di resistance atau support jelas. Namun entry ini akan lebih bisa diandalkan dalam trading channel. Kelebihan memakai jenis entry ini yakni para trader tidak akan pernah kehilangan harga ketika melakukan trading satu arah. Breakout menjadi salah satu acuan terbaik dalam mendeteksni pergerakan awal dalam sebuah pasar trading.

Kelemahan memakai entry breakout yakni false breakout. Awalnya terjadi cerminan harga akan tembus pada nilai terbaik, tetapi kemudian dinilai gagal karena tidak mampu bertahan pada esistensi pasar. Jika tidak jeli, trader akan kehilangan banyak saldo dana.

  1. Entry Pullback

Pullback menjadi entry yang bisa dilakukan setelah memakai breakout. Untuk menjalankan entry ini para trader memang harus menunggu lebih dulu sebelum menetapkan posisi. Dengan begitu maka kesempatan untuk mendapatkan harga terbaik dinilai bisa memberikan profit lebih jelas, resiko yang dihadapi pun juga dinilai lebih rendah.

Namun kelemahan entry ini ada pada segi perkiraan kapan potensi harga akan bertahan. Jika terlambat sedikit saja, dipastikan trader tidak akan memperoleh bagian profit yang telah ditargetkan.

Itulah penjelasan lengkap mengenai hukum penawaran dan permintaan dalam forex. Dengan memahami juga mengenai dua pilihan entry dalam trading forex, kamu akan semakin mudah mengawali posisi dan menempatkan nilai terbaik untuk mendapatkan profitnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular