Tuesday, January 25, 2022
HomeReksadanaCara dan Langkah Berinvestasi di Reksa Dana

Cara dan Langkah Berinvestasi di Reksa Dana

Cara dan Langkah Berinvestasi di Reksa Dana – Jenis investasi semakin beragam dan mudah dilakukan. Paradigma lama bahwa investasi hanya untuk orang kaya semakin bergeser. Bahkan dengan reksa dana, kini siapa saja bisa berinvestasi mulai dari Rp 500.000 di HSBC.

Apa itu Reksa Dana?

Bagi Anda yang belum mengetahui apa itu reksa dana, singkatnya reksa dana dapat diartikan sebagai wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat yang kemudian diinvestasikan pada instrumen investasi di pasar modal. Pada reksa dana, dana yang terkumpul akan dikelola oleh manajer investasi. Manajer investasi ini menyalurkan dananya ke saham, obligasi atau instrumen investasi lain yang dianggap menguntungkan. Simak ulasan dibawah sebelum berinvestasi di reksa dana.

Jenis Reksa Dana

Secara umum ada beberapa jenis reksa dana yang dikenal masyarakat, seperti reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, dan reksa dana saham. Namun, selain keempat jenis reksa dana yang telah disebutkan, sebenarnya ada satu lagi jenis reksa dana yang dikenal di dunia investasi. Reksa dana ini merupakan reksa dana indeks.

Misalnya untuk reksa dana saham. Dalam reksa dana ini, sebagian besar dana yang terkumpul akan dialokasikan untuk efek ekuitas atau saham. Sementara itu, reksa dana pasar uang didominasi oleh surat berharga pasar uang, seperti deposito dan SBI.

Manfaat dan Risiko Reksa Dana

Seperti halnya instrumen investasi lainnya, reksa dana dapat memberikan keuntungan bagi investor. Keuntungan dari reksa dana ini diperoleh dari selisih harga jual dan harga beli. Namun besaran keuntungan yang diperoleh juga tergantung dari jenis reksa dana yang dipilih.

Dari jenis investasi reksa dana yang disebutkan sebelumnya, reksa dana saham memiliki tingkat pengembalian relatif paling optimal, serta risiko relatif paling tinggi. Sementara itu, reksa dana pasar uang memiliki potensi pengembalian dan risiko yang paling rendah. Dari sini, Anda bisa mengetahui apakah Anda tipe investor yang konservatif, moderat, atau agresif. Setelah membuka rekening, Anda bisa mulai memilih reksa dana apa yang akan dibeli.

Alasan Mengapa Harus Investasi di Reksa Dana

Pernah merasa ingin menyisihkan gaji untuk berinvestasi? Mungkin reksa dana bisa menjadi solusi kebutuhan investasi Anda! Jadi, mengapa Anda harus berinvestasi di reksa dana? Berikut alasan utamanya:

Modal awal lebih kecil

Jika biasanya alasan utama anak muda zaman sekarang tidak memulai investasi adalah karena tidak ada modal, itu bukan alasan untuk reksa dana! Hanya dengan Rp 1 juta atau kurang, Anda sudah bisa berinvestasi di reksa dana. Investasi lain terkadang membutuhkan modal yang cukup besar sehingga mungkin tidak cocok untuk Anda yang baru memulai berinvestasi. Singkatnya, investasi reksa dana ramah kantong.

Tidak rumit

Anda tidak perlu memiliki keahlian dan waktu khusus untuk mengelola investasi di reksa dana. Di reksa dana, manajer investasi yang kompeten secara otomatis ditunjuk untuk mengelola investasi setiap nasabah.

Reksa dana tergolong instrumen investasi yang memiliki tingkat risiko rendah hingga sedang. Analisis masih diperlukan sebelum membelinya. Namun, Anda juga akan mendapatkan dukungan dari manajer investasi yang mengelola reksa dana. Hal inilah yang menjadi dasar mengapa investasi reksa dana jenis ini sangat cocok bagi investor pemula.

Demikian pembahasan mengenai cara dan langkah investasi di reksa dana, semoga artikel ini bermanfaat bagi kalian.

 

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular