Sunday, January 23, 2022
HomeReksadanaApa itu Reksa Dana? Manfaat dan Resiko Reksa Dana

Apa itu Reksa Dana? Manfaat dan Resiko Reksa Dana

Apa itu Reksa Dana? Manfaat dan Risiko Reksa Dana – Apakah Anda berniat untuk berinvestasi seperti saham atau yang lainnya? Tapi tidak memiliki lebih banyak pengetahuan. Salah satu pilihannya adalah mencoba berinvestasi di reksa dana.

Seperti yang kita ketahui, bahwa akhir-akhir ini Reksa Dana cukup populer di kalangan investor pemula. Namun, apa itu reksa dana? Pada artikel kali ini, kita akan membahas fakta reksa dana, mulai dari penjelasan, jenis, manfaat, hingga risikonya.

Apa itu reksa dana?

Reksa Dana yaitu adalah wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi. Singkatnya, manajer investasi adalah pihak yang mengelola investasi reksa dana yang telah disepakati dan bertanggung jawab atas kinerja reksa dana.

Dikutip dari idx.co.id, reksa dana merupakan alternatif investasi bagi masyarakat investor, terutama investor kecil dan investor yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko investasinya. Selain itu, ada beberapa jenis reksa dana.

Manfaat Investasi Reksa Dana

Keuntungan utama berinvestasi di reksa dana adalah Anda dapat berinvestasi dengan modal kecil dan risiko lebih kecil. Sementara itu, dikutip dari laman atau website idx.co.id, ada beberapa keuntungan berinvestasi di reksa dana, yaitu sebagai berikut.

  1. Dapat Memiliki Saham Dengan Dana Lebih Sedikit

Investasi reksa dana memiliki berbagai peluang keuntungan, seperti investor yang tidak memiliki dana yang cukup besar untuk mendiversifikasi investasinya pada surat berharga. Misalnya seorang investor dengan dana terbatas dapat memiliki portofolio obligasi yang merupakan syarat untuk memiliki portofolio obligasi adalah memiliki dana yang besar.

Namun dengan reksa dana akan terkumpul dana yang besar sehingga akan lebih mudah untuk melakukan diversifikasi baik untuk instrumen di pasar modal maupun pasar uang, artinya investasi dilakukan pada berbagai jenis instrumen seperti deposito, saham, obligasi.

  1. Tidak Membutuhkan Pengetahuan Yang Mendalam

Melalui reksa dana, investor lebih mudah berinvestasi di pasar modal. Selain itu, manajer investasi juga membantu menentukan saham yang memiliki nilai jual yang baik. Hal ini dilakukan karena tidak semua investor memiliki pengetahuan dan keahlian yang cukup untuk memasuki pasar modal.

  1. Efisiensi Waktu

Berinvestasi di reksa dana tentu bisa menghemat waktu Anda. Selain lebih hemat, dana investasi Anda dikelola oleh manajer investasi profesional. Anda tidak perlu menyisihkan waktu untuk memantau perkembangan investasi Anda.

Risiko Investasi Reksa Dana

  1. Risiko Penurunan Nilai Unit Penyertaan

Risiko ini dipengaruhi oleh penurunan harga pada salah satu Efek yaitu (saham, obligasi, dan efek lainnya) yang termasuk dalam portofolio Reksa Dana.

  1. Risiko Likuiditas

Manajer Investasi akan kesulitan jika mayoritas pemegang unit penyertaan akan melunasi unit penyertaannya. Kesulitannya karena Manajer Investasi harus menyediakan uang tunai untuk pelunasannya.

  1. Risiko Gagal Bayar

Dikutip dari Mandiri-investasi.co.id, risiko gagal bayar atau risk of default adalah risiko yang timbul karena pihak-pihak yang terlibat dalam transaksi reksa dana tidak dapat memenuhi kewajiban yang tercantum dalam kontrak kepada pihak terkait lainnya, sehingga berpotensi menimbulkan kerugian. dari nilai investasi.

Pihak-pihak yang dapat terlibat dalam risiko ini adalah reksa dana, pialang, bank kustodian, agen pembayaran, atau bencana alam. Selain itu, risiko ini juga dapat menyebabkan penurunan NAB (Nilai Aktiva Bersih) reksa dana. Demikianlah ulasan tentang apa itu reksa dana? manfaat dan risiko reksa dana semoga bermanfaat.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular