Sunday, May 22, 2022
HomeFundamentalCara Mengaplikasikan dan Strategi Fibonacci dalam Forex

Cara Mengaplikasikan dan Strategi Fibonacci dalam Forex

Dalam dunia trading tentunya kamu sudah mengenal istilah fibonacci retracement. Karena istilah tersebut memang digunakan sebagai media Analisis untuk memperoleh beberapa informasi penting. Dengan memanfaatkan fibonacci  para trader juga semakin menguasai resistance, support dan sejumlah indikator lain untuk kelangsungan tradingnya.

Pengaplikasian fibonacci juga dinaggap sangat sederhana. Semua hal yang berkaitan dengan trading baik dari segi indikator dan arah trend, bisa langsung di sorot sampai lengkap. Sehingga kesempatan dalam memutuskan entry point pun bisa memperkuat strategi trend dalam dunia trading.

Dan bisa di simpulkan jika Fibonacci sangat mengisolasi pullback ketika posisinya akan berakhir. Peluangpun akan lebih jelas ditentukan trader. Meski bisa digunakan sebagai acuan tersendiri, tetapi nyatanya para trader bisa menkombinasikan Fibonacci dengan sejumlah indikator lain.

Untuk menguasai dan bagaimana pengaplikasian yang tepat, berikut ini penjelasan yang bisa kamu ketahui untuk mendukung strategi kedepannya.

Cara Mengaplikasikan Fibonacci

Meski hasilnya berdasarkan rasio, trader tidak perlu mengitung secara terperinci saat memakai Fibonacci. Karena pada semua transaksi trading sudah ada panduan yang bisa dijadikan acuan mudah untuk menetapkannya. Trader juga akan dimudahkan dalam memperkirakan apa saja kemungkinan yang terjadi sesuai dengan area potensi terkini baik dari segi resistance dan support.

Untuk mengaplikasikan atau memakainya, terdapat beberapa level fibonacci yang bisa dijadikan penentu titik terendah maupun tertingginya. Sehingga akan ditemukan level yang lebih signifikan. Titik yang dimaksud antara lain:

  • Swing High

Saat kondisi dalam posisi uptrend maka trader harus segera menarik fibonacci retracement dari posisi swing low ke posisi swing high.

  • Swing Low

Hal sebaliknya harus dilakukan trader saat posisi pasar dalam kondisi downtrend maka fibonacci retracement harus ditarik dari posisi swing high ke posisi swing low.

Sebagai salah satu langkah dan cara terbaik dalam mengaplikasikan Fibonacci yakni dengan menemukan peluang buy saat harga sedang support. Dan saat akan melakukan sell, maka lakukan jika kondisi pasar di posisi resistance.

Strategi Menggunakan Fibonacci

Sebagai salah satu penetapan strategi Fibonacci adalah menemukan posisi uptrend lebih dulu. Lakukan pengecekan mengenai pantulan apabila ada peluang untuk melakukan buy. Misalnya swing low ada di posisi 100% sedangkan swing high di posisi 0.0% maka dalam arean ini aka nada tiga posisi atau level retracement. Kamu bisa menemukan posisi terbaik jika persentase buy ada di posisi 38.2%, 50.0% dan 61.8%.

Sedangkan jika ingin melakukan sell, untuk menentukan strategi Fibonacci seorang trader juga harus memnatau posisi pullback di area di kisaran 38.2% sampai 61.8%. Posisi tengah 50.0% juga bisa dijadikan level terbaik untuk menetapkan sell.

Ada sejumlah grafik yang bisa dijadikan acuan tepat untuk menemukan posisi buy dan sell. Pada kisaran kenaikan pasar memang tidak akan berlangsung lama. Jadi trader seperti kamu juga harus bisa memantau posisi sell atau melepasnya ke posisi buy asalkan bisa memberikan keuntungan.

Permasalahan yang sering kali menjadi bencana bagi trader adalah salah dalam membaca dan menentukan posisi swing low dan swing high. Sehingga dampaknya pun juga begitu menyakitkan. Sebuah masukan, trader akan lebih jeli dan akurat dalam membuat sikap dengan mengasah pengalaman.

Fibonacci menjadi sebuah penentu keakuratan dua hal terpenting dalam trading. Gunakan saja pengalaman untuk memprediksi semua peluang untuk menempatkan posisi buy atau sell secara tepat.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular