Sunday, May 22, 2022
HomeFundamentalLevel Psikologi Trading, Diposisi Apakah Kamu?

Level Psikologi Trading, Diposisi Apakah Kamu?

Saat sudah merasa yakin terjun di pasar trading, tentu para trader harus siap menghadapi apapun yang akan terjadi kedepannya. Memainkan spekulasi dan melihat kenyataan jika pasar trading akan bergerak tidak menentu. Itulah kenapa kamu yang akan mengalami nanti harus semaksimal mungkin bisa menguasai psikologi trading. Salah satu usaha menguasai diri untuk tidak jatuh dalam keputusan yang salah.

Ungkapan rasa para trader juga dirasakan akan sejalan dengan pergerakan pasar. Dan ungkapan yang terjadi saat ini akan menjadi perwakilan perasaan trader dalam mengambil tindakan. Ada sejumlah level psikologi yang saat ini biasa menguasai para trader. Dalam ulasan dibawah ini akan bisa kamu jadikan patokan ukuran dimana kamu sedang berada.

Kenali Ada Sebanyak 14 Level Psikologi Trading

Sejatinya dalam psikologi trading ada sebuah titik terbaik dalam membuat keputusan. Saat itulah para trader akan bisa memastikan posisi. Sedangkan posisi dan keputusan itu akan membawa mereka ke profir terbaiknya. Untuk lebih mengenal apa saja level psikologi kamu, berikut ini penjelasannya.

  1. Optimism

Saat kondisi pasar trading dalam kondisi bagus, pasar dipastikan memiliki posisi optimis menanjak dalam kurun waktu tersebut. Di level tersebut kamu pasti akan memiliki kesempatan mencari profit. Mengingat keyakinan itu akan sangat dibantu oleh kondisi kondusifnya pasar.

  1. Excitement

Saat chart berada di level hijau, Anda akan yakin jika portofolio bergerak bagus. Saat harapan ingin memperoleh keuntungan, akan berubah menjadi untung itu ada didepan mata. Keyakinan ini akan semakin mennumbuhkan rasa optimis tinggi.

  1. Thrill

Rasa semangat karena meningkatnya nilai portofolio, sehingga hasil akan jauh lebih besar dari kenyataan. Keyakinan tinggi inilah yang memungkinkan kamu membelanjakan semua aset. Yakin boleh asal spekulasi juga wajib diperhitungkan.

  1. Euphoria

Ketika pasar penjualan bagus, kamu akan cenderung ingin terus membeli. Posisi inilah yang harus diwaspadai. Dalam setiap posisi terbaik aka nada resiko terburuk, kamu perlu menginga resikonya juga.

  1. Anxiety

Ketikan posisi awal pasar pergerakannya jauh dari perkiraan kamu. Turunya portofolio akan menggerus semua keuntungan di pasar saat itu. Akan muncul pemikiran untuk berinvestasi jangka panjang, ini akan membuat kamu terkejut.

  1. Denial

Saat ada harapan pasar akan bergerak naik lagi namun itu hanya angan-angan saja. Pemantulan ini akan menimbulkan sisi negatife dalam pikiran. Saat ingin berinvestasi kedepan akan memikirkan ulang dan mengejar rebound.

  1. Fear

Saat trader dalam posisi menyesal atas semua keputusan. Kenyataan ini akan membawa bingung dan menjual asal memperoleh profit meski hanya sedikit.

  1. Desperation

Psikologi trading yang membuat semakin panik atas kondisi diri mereka. Kehilangan semua keuntungan dan semuanya hanya akan tinggal kenangan.

  1. Panic

Posisi saat trader sudah tidak bisa mengambil jalan apa lagi. Seakan-akan pasar saham semakin berkuasa dan tidak memberikan celah apapun.

  1. Capitulation

Sudah tidak bisa mengambil jalan apapun. Pasrah dalam jurang kerugian besar dan biasanya harga pasar akan mulai menanjak kembali.

  1. Despondency

Istirahat memikirkan trading dan sekali waktu tidak membuka posisi apapun. Hanya diam memantau perkembangan tanpa mengambil sikap.

  1. Depression

Semakin tidak memperdulikan trading dan fokus ke pekerjaan setiap harinya.

  1. Hope

Memulai melihat peluang dari semua kesempatan yang ada. Kembali melihat sejumlah saham perusahaan yang ada di Indonesia.

  1. Relief

Kembali bergairah dan membuka lagi posisi untuk menempatkan diri. Semakin yakin jika profit akan bisa diperoleh kembali.

Dari semua psikologi trading diatas, para trader akan selalu berada di posisi awal dan berakhir di posisi akhir kembali. Semua periode ini akan terdapat masanya, jadi kamu memang harus mengetahui kondisi diri jika ingin memulai kembali. Kamu ada diposisi manakah saat ini? Ukurlah berdasarkan level diatas.

 

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular