Sunday, May 22, 2022
HomeFundamentalMemahami Spread Dalam Forex Trading dan Jenisnya

Memahami Spread Dalam Forex Trading dan Jenisnya

Spread dalam forex menjadi sebuah selisih nilai dari kisaran harga beli dengan harga jual dari pasaran komdoditi yang saat tu diperjual belikan dalam pasar trading. Ada pandangan lain yang mengatakan jika spread merupakan komisi yang masuk sebagai pendapatan pihak broker. Apalagi dalam bidang trading semua transaksi trader akan dihubungkan oleh seorang broker untuk menjalankan aktifitasnya.

Jika dilihat dari nilai besaran spread yang akan didapatkan, selama ini nilai akan dipastikan dari kesepakatan antara pihak trader dengan broker yang sudah diajak kerjasama. Akan terdapat perhitungan persen dari sejumlah profit yang sudah didapatkan trader untuk menghitung nilai spread. Untuk itu kamu sebagai trader memang harus memilih broker dengan nilai spread rendah sebagai bagian keuntungan.

Inilah Jenis Perhitungan Spread dalam Forex Trading

Untuk mendapatkan nilai spread dalam trading, ada beberapa jenis perhitungan untuk memastikan nilainya. Apalagi dari banyak pengalaman, mengenai nilai spread akan ditentukan sendiri oleh pihak broker sebagai bagian dari jasa mereka. Ada 3 jenis sistem perhitungan nilai spread antara lain:

Fixed Spread

Apabila ingin mendapatkan nilai penghitungan yang tatap sama dalam jangka panjang, kamu bisa menetapkan fixed spread. Karena sistem spread ini sudah ada ketetapan dari awal dari pihak trader dengan broker pilihan mereka. Sama sekali tidak akan terdapat perubahan meski nilai mata uang mengalami pergerakan. Jumlahnya juga akan tetap selamanya.

Broker sudah menghitung sejak awal selisih antara ask dengan bid, kemudian nasabah akan menepati nilai yang akan dibayarkan tersebut. Tetapi gejolak dan sejumlah perubahan nilai jika tidak ada alasan kuat bisa saja akan terjadi perubahan nilai spread.

Keunggulan memakai fixed spread yakni stabilnya nilai penetapannya, sehingga para trader tidak akan terbebani dikemudian hari. Namun kekurangannya adalah kisaran spread bisa saja lebih tinggi dari harga pasar yang sedang berjalan.

Floating Spread

Jenis spread dalam trading berikutnya adalah floating spread. Dimana jenis spread ini jika dilihat secara sekilas memang keterbalikan dari fixed spread. Karena nilai yang akan terhitung sangat mengacu dari pergerakan pasar. Dengan begitu nilai spread juga akan berubah mengikuti pergerakan harga terbaru.

Setelah ada kesepakatan harga, nilai spread akan berangsung-angsur naik jika pergerakan harga juga terangkat oleh tren pasar. Sedangkan yang selama ini memberikan tekanan kepada para trader adalah nilai keuntungan didapatkan akan selalu minus dengan adanya spread yang juga akan ikut naik.

Menggunakan floating spread akan menjadikan sebagian besar trader terus memikirkan nilai komisi kepada pihak broker. Sehingga besarannya pun juga tidak bisa ditetapkan terus selama bertrading.

Zero Spread

Zero spread bisa dikatakan sebagai spread dengan nilai nol (0). Namun nilai konstannya tidak akan berada di titik 0 terus. Menurut sebagain trader, zero spread memiliki nilai dibawah 1 pip. Sehingga akan juga berlaku jika spread menunjukkan 0,5 pip, 0,2 pip dan selanjutnya.

Setelah adanya perhitungan, baru pihak broker akan memutuskan perhitungan komisi trading pada akun zero spread milik trader. Mengenai biaya komisi, akan dipastikan dari nilai mata uang dalam trading berdasarkan ukurannya. Zero spread dianggap nilai spread paling rendah diantara dua jenis sebelumnya.

Jadi bisa disimpulkan jika spread dalam trading memang bisa memberikan keuntungan dan kekurangan tersendiri kepada para trader. Jika ingin mendapatkan keuntungan lebih besar, silahkan menentukan broker mana yang menyediakan nilai spread terendah sesuai ketetapannya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular